
Falandosobresermae.com – Ubisoft resmi mengumumkan bahwa Assassin’s Creed Shadows akan membawa perubahan besar pada sistem stealth yang telah menjadi ciri khas seri ini selama hampir dua dekade. Game yang berlatar Jepang era Sengoku ini diklaim akan “mengubah cara bermain stealth selamanya”.
Sistem Stealth Dual Protagonist
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Assassin’s Creed, pemain dapat beralih antara dua karakter utama dengan gaya bermain yang sangat berbeda:
Naoe – Shinobi (Assassin)
• Spesialis stealth murni
• Menggunakan kunai, shuriken, dan grapple hook
• Kemampuan bersembunyi di bayangan dan atap
• Gerakan akrobatik dan silent takedown
Yasuke – Samurai
• Gaya bermain lebih frontal dan brutal
• Mengandalkan kekuatan dan pedang katana
• Stealth yang lebih “agresif”
• Bisa memaksa musuh keluar dari persembunyian
Fitur Stealth Revolusioner
- Sistem “Shadow State” yang memungkinkan Naoe menyatu dengan kegelapan
- AI musuh yang jauh lebih pintar dan realistis
- Lingkungan yang benar-benar interaktif (rumput, kabut, salju, dll)
- Weather System yang memengaruhi efektivitas stealth
- Parkour dan traversal yang lebih halus dan cepat
Pernyataan Ubisoft
“Kami ingin stealth bukan lagi hanya bersembunyi dan menyerang dari belakang, tapi menjadi pengalaman taktis yang mendalam.” Uar Jonathan Dumont, Creative Director Assassin’s Creed Shadows.
Tanggal Rilis dan Platform
Assassin’s Creed Shadows di jadwalkan rilis pada 15 November 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC. Jadi Versi next-gen akan menampilkan fitur stealth dengan grafis dan AI yang paling optimal.
Kesimpulan: Dengan sistem dual protagonist dan inovasi stealth yang revolusioner, Assassin’s Creed Shadows berpotensi menjadi game stealth terbaik sepanjang sejarah seri Assassin’s Creed. Bagi penggemar yang selama ini merasa stealth di seri terbaru kurang menantang, game ini kemungkinan besar akan mengembalikan sensasi menjadi seorang Assassin sejati.









