
Falandosobresermae.com – Honor of Kings Invitational S4 telah resmi menjadi pusat perhatian komunitas esports dunia pada awal tahun 2026. Turnamen bergengsi ini diselenggarakan di GBK Basketball Hall.
Jakarta, Indonesia, yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai wilayah. Selain menawarkan persaingan yang sengit, ajang ini juga menjadi pembuktian bagi tim-tim papan atas untuk memperebutkan total hadiah yang fantastis.
Format Pertandingan Honor of Kings Invitational S4
Turnamen Honor of Kings Invitational S4 menggunakan sistem yang sangat kompetitif guna memastikan hanya tim terbaik yang melaju ke babak final. Pada fase awal, delapan tim peserta dibagi ke dalam dua grup yang berbeda. Selanjutnya, mereka bertanding dalam format Single Round Robin dengan sistem Best of 5 (Bo5).
Fase Group Stage dan Keuntungannya
Meskipun bertanding dengan intensitas tinggi, pada babak Group Stage ini tidak ada tim yang langsung tereliminasi. Namun demikian, posisi di klasemen grup sangat menentukan nasib mereka di babak berikutnya. Tim yang berhasil menduduki peringkat teratas akan mendapatkan keuntungan posisi (seeding) yang lebih baik di fase Knockout.
Sistem Global Ban & Pick
Selain format grup, hal yang menarik dari Honor of Kings Invitational S4 adalah penggunaan sistem Global Ban & Pick. Sistem ini memaksa setiap tim untuk memiliki strategi yang luas karena hero yang sudah digunakan tidak dapat dipilih kembali di game berikutnya dalam seri yang sama. Akibatnya, setiap pertandingan menjadi sangat dinamis dan sulit ditebak.
Daftar Tim dan Pembagian Grup di Jakarta
Sebagai tuan rumah, Indonesia mengirimkan tiga wakil terbaiknya untuk berlaga di Honor of Kings Invitational S4. Total ada delapan tim yang bersaing ketat untuk memperebutkan trofi juara. Berikut adalah rincian pembagian grupnya:
- Grup A: Blacklist International (Filipina), Nova Esports (Malaysia), Nongshim RedForce (Korea Selatan), dan Bigetron by Vitality (Indonesia).
- Grup B: BOOM Esports (Filipina), Team HAQ (Malaysia), Dominator Esports (Indonesia), dan Kagendra (Indonesia).
Selain tim-tim di atas, kehadiran pemain bintang dari berbagai negara membuat atmosfer di GBK Basketball Hall semakin meriah. Di sisi lain, antusiasme penonton lokal juga menjadi energi tambahan bagi para pemain yang bertanding di atas panggung.
Nova Esports Dominasi Tahta Juara
Setelah melewati rangkaian pertandingan yang melelahkan, babak Grand Final akhirnya mempertemukan dua raksasa esports. Nova Esports berhasil menunjukkan kelasnya sebagai tim terkuat di Honor of Kings Invitational S4. Mereka sukses mengalahkan Nongshim RedForce dengan skor telak 4-0 di partai puncak.
Performa Luar Biasa Nova Esports
Kemenangan ini tentu bukan tanpa alasan. Sejak awal turnamen, Nova Esports tampil sangat konsisten dengan strategi yang sangat matang. Selain itu, koordinasi tim yang solid membuat lawan kesulitan untuk menembus pertahanan mereka. Sebagai hasilnya, mereka berhak membawa pulang bagian terbesar dari total hadiah senilai USD 100.000.
Penghargaan FMVP
Tidak hanya gelar juara tim, penghargaan individu juga diberikan kepada pemain yang tampil paling menonjol. Muci dari Nova Esports dinobatkan sebagai Final Most Valuable Player (FMVP) berkat kontribusi krusialnya sepanjang laga final. Oleh sebab itu, nama Muci kini semakin disegani dalam kancah profesional Honor of Kings global.
Total Hadiah dan Dampak Bagi Esports Indonesia
Turnamen menyediakan total prize pool sebesar USD 100.000 atau setara dengan Rp 1,6 miliar.
Berikut adalah rincian distribusi hadiahnya:
- Juara 1: USD 35.000
- Runner-up: USD 17.000
- Peringkat 3-4: USD 14.000
- Peringkat 5-8: USD 5.000
Dengan suksesnya penyelenggaraan ini, Indonesia kembali membuktikan diri sebagai destinasi utama esports internasional. Selain itu, kolaborasi budaya seperti penampilan Wayang Anoman di sela acara memberikan nilai tambah yang unik bagi para penonton mancanegara.







